Showing posts with label Pemrograman Berorientasi Objek 1. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman Berorientasi Objek 1. Show all posts











Perbedaan Properties dan Event
- Properties = mengubah warna, ukuran, nama dll
Untuk menyederhanakan penulisan kode, C++ menyediakan suatu kemampuan yang disebut sebagai template. Dengan template ini, pemrogram dapat mengarahkan compiler agar membangkitkan kode fungsi pada berbagai tipe data secara otomatis. Template dapat juga digunakan dalam kelas. Dalam hal ini template dipakai untuk mendeklarasikan anggota data dan juga fungsi-fungsi anggota kelas

Template Concept
= Fitur untuk mengakomondasi tipe data yang berbeda didalam sebuah class

kelebihan
- Same function name
- Same function body
- Support different data type

contoh template 1 var :
template <class T> T findmin(T a, T b){
    return(a<b?a:b)
}

contoh template 2 var :
template <class W, class X> W tambah (X aa, W bb){
    return aa+bb;
}

contoh template overloading :
template <class T> T findmin(T a, T b){
    return (a<b?a:b)
}
int findmin(int a, int b){
    return 0;
}

-> jika input int, function int akan dijalankan, selain int akan menggunakan template

2 contoh STL
-> stack
-> queue

kelebihan template
-> fitur untuk mengakomondasi tipe data yang berbeda didalam sebuah class

Pendahuluan1
Pendahuluan2
Pendahuluan3
Tugas
Programming Error
= munculnya hasil yang tidak benar disebabkan kode yang salah pada program

2jenis Error
C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat pemrograman berorientasi objek untuk menyelesaikan masalah. Sebagai langkah awal dalam pemrograman C++, langkah pertama yang dilakukan adalah mendefinisikan class-class yang merupakan abstraksi dari objek-objek fisik. Class tersebut berisi keadaan objek, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objek tersebut. Setelah class-class tersebut dibuat, baru kemudian masalah yang ada dipecahkan dengan menggunakan class.



untuk lebih jelasnya, ketik kode dibawah sebagai contoh :